Selasa, 24 November 2009

Hari Terpenting

09 November, ni adalh hari yang terpenting buat ku, bulan 09 November 2009 kemrn, hari yang terpenting itu telah kulalui, walaupun setengah indah dan setengah cikit sedih. Pada tanggal itu adalh hari dimana aku seorang Muhammad Reza Fahlevi lahir keduinia, dari anak seorang ayah bernama Darisman(alm) dan ibu bernama Dewi Jannah. Aku bersyukur berkat umi ku yang begitu gigih dan yakin pada hidup akhirnya aku hidup sampai hari ini.

Karena akibat sering sakit dari kecil sampai sekitar umur aku 4 or 5 tahun(maklum masa kecik jadi aku cikit lupa), kata orang nama gak cocok buat aku, akhirnya nama aku di ubah menjadi Muhammad Ikhsan. Dan semenjak itu lah aku mulai kurang sakit.

Dan pada hari Ulang Tahun ku itu, aku cikit sedih, karena tidak dapat merayakan dengan umi/dadi ku serta adik n kelurga ku diDumai. Karena time itu aku gak bisa pulang ke Dumai. Akhrnya aku meryakan nya disini bersama teman2 ku. Walaupun hanya dengan cake. Dan malam hari terpenting ku itu. Aku mengucapkan wish, di bawah alam terbuka, dengn ombak air didepan ku dan ditemani hembusn angin pagi yang sangat menyejukkan. Begitu banyak permintaan yang ku minta kepada MU tuhan, hope tuhan mau kabul kan permintaan ku itu. Amin.

Walaupun orang tua ku dan kelurga jauh dari mata ku, tapi mereka selalu ada dalm hati ini, mereka gak akan pudar dan hilang dari dalam hati ini. Mereka tetap menjadi num one didunia. Mom anak mu rindu dirimu.

Senin, 12 Oktober 2009

Sungguh Aku tidak Bayangkan





Pada 26 Sept 2009, aku tidak menyangka menjadi hari yang menyeramkan bagi hidup ku, dan akan membahayakan pada kedua orang tua, adik, nenek, macik, dan adik sepupuku. Saat akan keajaiban yang diberikan Allah swt yang harus aku patut syukuri. Karena bantuanNya aku bias selamat skrang ni n masih sehat2 aja, walaupun hanya siku tangan kananaku aja yang dijahit karena berlubang.


Saat itu sebelumnya pada hari sabtu 26 Sept 2009 pada pukul 06.00 wib, aku dan ayah, ibu, adik, nenek, macik, n adik sepupu ku, berniat untuk pergi ke Sungai Pakning untuk bertemu kluarga aku disana, n apabila ada lebih waktu ingin berkunjung ke Istana Siak. Pada pukul 06.00 pagi itu aku, kedua orangtua ku, n adik ku, sebelum pergi kami pergi dulu menjemput nenek, macik n adik sepupuku, karena kita niat pergi bersama. Kemudian kami menunggu kluarga Pak Latif yang katanya belum lagi dapat mobil sewa, Karena mobil sewa yang di booking Pak Latif sebelum nya terjadi kecelakaan disekitar area Bagan Besar, n karena kejadian itu Pak Latif harus mencari mobil sewa yang lain.


Setelah aku menjemput nenek n macik aku, aku kelupaan untuk membawa dompet, karena didalam nya terdapat smua surat2 penting, akhirnya aku mengatakannya pada ibu ku, n sebenarnya ibu ku berat untuk pulang kerumah lagi untuk mengambil dompet aku, karena kata orang “bila berpergian yang jauh jangan kembali lagi kerumah”, tapi karena surat aku lebih penting, akhirnya kami memutuskan untuk pulang mengambil dompet aku, n ibu ku ingin ganti bajunya agar selese sikit.


Dan setelah smua siap, akhirnya kami melanjutkan perjalanan dari rumahku n berniat pergi ke Pakning, n karena menunggu kluarga Pak Latif akhirnya kami memutuskan untuk menunggu beliau beserta kluarga di Pondok kebun ku di Teluk Makmur. Dan kami menunggu disana sampai pukul 09.00 wib, n akhirnya Pak Latif beserta kluarga mendapatkan mobil sewa n langsung menuju ke tempat kami, stelah beliau sampai, kami semua dngan 2 mobil melanjutkan perjalanan, didalam perjalan pertama smua nya masih baik2 aja, cumin jalannya aja yang masih agak sedikit rusak tapi tidak berbecek.


Dan sekian jam perjalanan ada dua orang pemuda tanggung dngn mengendari sebuah sepeda motor, karena aku takut mereka akan terkena percikan air krena sebagian jalan ada yang agak becek, aku mengambil jalan sebelah kanan, tanpa sengaja mereka terkena pencretan becek dari mobil ku, karena aku piker ini bukan salah ku karena aku udah mengambil jauh dari mereka, setelah karena itu mereka mcm emosi, dan aku pun terpancing akan emosi, cuman kedua orng tua ku menyuruh aku sabar, n kami melanjutkan perjalanan lagi.


Dan akhirnya kami baru sampai dipakning sekitar pukul 11.30 wib, n baru sampai ke jlan yang baru di aspal. Trus krena aku baru dpt jalan bagus, aku mnekan gas n agak sedikit laju, kata adik ku sekita 80 km/jam. Dan tak jauh dari situ ada pembelokan kekanan, n aku lewatinya dgn lancer, n xjauh dari pembelokkan itu ada lagi belokan ke kiri, tapi sebelum pmbelokan tadi, aku melihat 2 org yang memncing emosi aku sdang berhenti ditepi jalan, aku jlan seperi biasa, n gak tau nya salah satu dari orng itu ada yang seakan ingin memukul mobil kami, karena aku ingin mengelak akhirnya aku membawa mobil ku kekanan sedikit, n g taunya didepan aku ada belokan kekiri, n karena aku udah terlanjur laju, aku tidak mengetahui klau belukan itu seperti U, dan akhrinya aku tidak tau apa yang terjadi dngn aku, setelah beberapa menit kemudian dan aku membukakan kedua mata ku, dan aku melihat, mobil ku sudah terbalik, n melihat kluarga ku didalam masih belum terlalu sdar, n aku memutuskan untuk kluar dari kaca depan dngan cari memecahkan dgn aku tending ( tapi adik ku mengatakan, kalau mobil aku berpusing sebanyak 3 kali), setelah aku kluar aku melhat kluarga Pak Latif menghampiri kami, n setelah aku berbalik, aku xdapt bayangkan bagaimana kejadian yang terjadi dgn melihat mobil ku sudah terbalik, n aku melihat siku tangan kanan ku sudah berlubang, dan aku pun mulai lemas, aku du2k ditepi jalan g jauh dari mobil ku yang udah terbalik.


Dan akhirnya satu persatu kluar dari mobil ayah, ibu, macik, n adik sepupu ku dan yang terakhir nenek ku dngan dibantu kluarga Pak Latif, aku melihat kesedihan kedua org tua ku, mereka udah tidak bisa berkata lagi. Dan ibu ku melihat tangan ku yang udah terluka, ibu ku langsung mengambil kain dan mengikat tangan ku. Dan ibu ku mnyuruh untuk melarikan aku dan ne2k ku kerumah sakit terdekat, dan akhirnya aku n ne2k ku dibawa ke RSUP Pakning. Dan sampai disna, aku menunggu beberapa menit dokter yang menangani aku n ne2k ku. Dan akhirnya tangan ku dijahit 6. Kemudian berjelang beberapa jam kluarga ku smua sampai dan melihat keadaan kami, dan sekitar pukul 16.00wib kami kluar dari rumah sakit n mnuju untuk pulang kerumah, dngan membawa mobil ku yang terbalik tadi. Alhamdulillah mobil itu bisa berjalan, dan akhirnya kami sampai dirumah pukul 22.00wib.


Dari kejadian ini aku sungguh menyesal, karena kelalain ku n tanpae memperhatikan keselamatan kluarga ku, aku udah hamper membuat maut bagi kluarga ku, tapi sangat bersyuku kepada Allah karena aku masih baik2 n smuanya selamat. Sungguh memang aku tidak bisa bayangkan.

Minggu, 13 September 2009

INI PERINGATAN PERINGTAN BAGI KU

Malam itu 05 Sept 2009, 11.20 am waktu Malaysia, aku tidak menyangka akan menjadi malam yang menyeramkan buat ku, terlontang lanting, panic, dan memang tidak bisa melepaskn diri, n emang harus tidak melepaskan diri, harus bertanggung jawab apapun yang terjadi, dgn org yang tidak bersalah menjadi mangsa jugak. Aku tidak menyamka hal itu akan terjadi, tapi aku tau hal itu kan terjadi, tapi tak tau kapan itu akan terjadi. Dan akhirnya memang terjadi jugak. Setalah sekian lama hal itu digeluti n pasti akan terjadi jugak, sepandai2 tupai melompat pasti akan jatuh jugak, sepandai2 bangkai disimpan akan tercium jugak.

Kuharap itu hal yang terakhir yang aku alami, aku tidak ingin terjadi lagi, ya allah selamatkan aku. Aku jandi tidak akan mengulang lagi, tapi tolong bagi aku wktu sampai aku bisa menyelesaikan masalah ku, karena cuman itu jlan satu2 nya yang bisa ku buat. Niat hati emang ingin tidak melakukkannya tapi aku terpaksa ya Allah, aku harap Engkau memahaminya ya Allah. Aku mohon perlindunganMu ya Allah.

Malam itu smua yang yang menggeluti dan yang tak bersalah ikut jugak, masa itu smuanya ada 5 org. Setelah dapt kan bukti, akhirnya tidak bisa mengelak lagi dan harus mnjalani akibatnya. Seminggu terskap didalam ruangan yang hanya diselimuti dinding yang berwarna putih diatas n biru diseperempat bawah nya, dan didepannya terlihat besi yang tersusun rapi dengan tegar, yang memang tidak bisa diterobos walau bagaimana pun caranya, karena besi itu akan tetap tegar berdiri n dengan tembok dinding yang tetap kuat jugak sebagai penyelimut besi itu, dan dengan alas semen yang kotor yang dipenuhi daki dan kuman yang berserakan. Dan dengan kmar mandi yang sangat memperihatinkan. Aku dan 3 org yang lain hanya bisa du2k diam tanpa bisa berbuat apa2, kecuali hanya makan, dan makan dengan ala kadarnya, seolah org yang kelaparan, dan seperti binatang yang dibagi makan, dan selama 6 hari itu tanpa mandi dan aku hanya mencuci dan mengelap badan ku saja, emang sakit, terhina n keras, tapi itu yang harus kami jalani akibat perbuatan segelintir orng yang tidak memikirkan nasib org lain.

Selama seminggu hanya diam terpaku, dan hanya menunggu keputusan dan harus siap menjadi apapun pertanyaan. Pagi-siang-malam, tidak terasa didalam nya, smuanya berlalu begitu saja dan terasa waktu berputar lama, tapi kalau hanya disaat menemukan cahaya yang cerah baru waktu tidak terasa dijalani, tapi setelah masuk kedalm ruangan itu lagi, waktu akan terasa berjalan lama lagi. Setelah kejadian itu, 2 hari kemudian, kami harus menjawab apapun pertanyaan yang dibagi keatas diri kami masing. Dan kemudian waktunya, hanya diam terpaku diruangan itu lagi, sampai hari keenam nya, kami merasa kembali udara segar, tidur yang nyeyak, makan yang enak, hidup yang damai, dan seperti burung yang lepas dari kandangnya, tapi semua itu masih beum terlalu bebas karena masih tetap terikat dgn apa yang udah kami lakukan. Kami tetap harus menanggung nya, n menunggu sampai kami benar2 bebas, dan aku tidak akan mengulang n terjadi lagi.

Itu udah cukup menjadi pelajaran buat ku, kalau yang lain terserah mereka, tapi jangan melibatkan ku lagi. Aku jera, aku merasa rindu akan smuanya, aku mengingat akan kedua org tua ku, aku tidak ingin mengecewakan mereka, ya Allah cepat lepaskan aku dari kejadian itu, aku ingin hidup tenang lagi ya Allah.

Untuk kedua orang tua ku anak mu minta ampun dan mintak maaf sebesar2nya akan semua yang anak mu lakukan ini. Anak mu tidak ingin menrusak nama baik mu ayah/ibu, dan smua keluarga ku. Dan aku tidak akan mengulangnya lagi. Aku sayang pada mereka smua, makasih atas doa dan restunya, karena anak mu ini bisa terlepas dari belenggu kejadian itu.

Rabu, 12 Agustus 2009

Masa Liburan ku di Dumai, Indonesia

Tanpa disadari minggu yang lalu tepatnya 01 Agust 2009, aku akhirnya dapt pulang kekampung halaman ku di dumai, sebelum kepulangan ku ke kampung halaman ku, aku simpan mintak permisi ke dosen ku, karena hari sabtu nya itu pada tanggal 01 Agust 2009 aku ada exam IWP, tapi syukur aku dapt permisi dan dapt ganti hari exam aku. Dengan semangat yang menggebu2 rencana nya aku pulang hari Jumatnya tanggal 31 Juli 2009, karena sangking aku semangat nya malam nya aku bantai untuk tidak tidur karena mau pulang, eh malah karena aku terlalu ngantuk Jumat pagi tu sebelum aku berangkat aku baring2, dan gak taunya aku ketiduran. Sampai orang tua ku nelpon berkali2 dan bertanya, gak jadi pulang, dan aku liat jam udah 12.15 pm. Dan terpaksa ku jawab gak jadi mom ketiduran. Dan aku putuskan untuk pulang Sabtunya. Dan supaya aku gak kesal dan megingat untuk plang trus aku bantai tidur dari Jumat itu sampai Sabtu, bayangkan berapa jam aku tidur tu? Aku cuman bangun untuk minum n kekamar kecil abis tu kubantai tidur lagi. Hahahahaha.


Dan akhirnya Sabtu pagi nya aku jadi berangkat ke kampung halaman ku dengan hati senang. Dan sesampai disana, kluarga ku pada bingung knp aku bisa kurus, memang aku kurus kali pas aku pulang itu, orang tua ku sedih melihatnya. Setelah sampai disana biasa kebiasaan pulang cari motor kesayangan dan bersihkannya.


Setelah beberapa hari disana, adikku malah demam tinggi, dengan aku pulak yang masih gak fit dengan batuk ku.akhirnya aku pun keesokan harinya ikut demam, bdan ku jugak panas tinggi, aku akhirnya dikompres dari sore sampai pagi oleh ke dua orang tua ku, dan keesokan harinya ku dibawa kerumah sakit, dan dokter memberikan ku obat batuk, dan karena aku gak ada nafsu makan akhirnya terpaksa au makan 3-4 suap ja biar ada isi perut, trus makan obat dokternya, dan gak disadar obat dokternya terlalu keras, sampai nafas ku sesak, dan mataku sakit karena sangkibg pening nya yang kurasa kan, aku gak tahan dengan perngaruh obat yang begitu keras. Terpaksa orang tua ku mengompreskan ku trus sampai malam tu aku tidur dengan kedua orang tua ku dikamar mereka, agar ada apa2 merka bisa cepat tau. Dan sampai orang tua ku belikan obat penurun panas, dan akhirnya panas ku pun mulai reda, dan kemudia malah ayah ku yang demam pulak, dan kemudian ibu ku, tapi untung ibu ku masih kuat, jadi ibu ku lah yang jaga kami smua. Terima kasih ya mom...


Dan aku pun tetap seperti biasa menjalankan aktifitas seperti biasa kumpul ma teman2 tapi gak terlalu lasak kali sich, karena bdan masih gak enak. Dan pada tanggal 10 Agust 2009 aku kembali lagi ke malay, untuk melanjutkan katifitas kuliah aku seprti biasa, tapi karena hari Senin itu ayah ke Pekan Baru krena tugas, beliau bangunkan aku untuk ingatkan untuk berangkat, tapi aku gak bangun2, sampai akhirnya Om Ian bangun kan aku dengan pencit bel rumah terus2an, dan akhirnya aku terbangun, tapi udah jam 10.00 am, aku udah ketakutn terlambat, akhirnya aku cuman cuci mukan dan gosok gi2 ja, trus cabut, dan time tu umi aku pulang jugak mau liat aku udah bangun atau tidak, dan orang tua ku sempat mau marah2 time itu, tapi umi ku tahan ja.


Mom dan Dad maaf kan pulang kemaren nanda gak bisa buat apa2, karena fisik anak mu yang masih lemah ini, semua ini bukan main2. Tapi itu yang nanda rasa kan, maaf kan nanda ya Mom dan Dad.

Rabu, 29 Juli 2009

TAU GAK??? YA PASTI GAK TAU LAH

Tau gak??? Pasti gak tau lah, aku kan belum cerita, semalam 28 Juli 2009, udahlah aku gak tidur semalaman, karena waktu aku mau tidur dan mau terlelap, malah teman ku namanya Sameer telpon aku jam 03.00 am, gila gak hanya untuk menanyakan pagi class Data Struct jam 09.00am aku masuk gak. Hanya ingin menanyakan itu sampai aku gak bisa tidur lagi sampai aku mau masuk class jam 09.00am, dan setelah aku siap2 mandi dan berpakaian, akhirnya aku memutuskan untuk masuk pagi itu, yang selama ini dari aku mulai mauk semester aku gak pernah masuk class yang 1 jam itu, tapi hari itu aku memutuskan untuk masuk.


Dengan badan yang lemah tapi hati tetap senang untuk masuk class hari itu, dan mulailah aku berjalan sampai ke campus, dan sampai dicampus aku naik tangga ketingkat satu di CADP bangunan, dan sampai didepan class, dan aku melihat sehelai kertas yang cantik sekali, dan tertulis sebua kata yang bertuliskan CLASS DCS 5068 is CANCEL FOR TODAY, gimana rasanya tu, dengan udah hati yang bersemangat untuk masuk, akhirnya ternyata class gak ada. Hahahahhah. Dan akhirnya Sameer menelpon aku mengatakan class hari ni cancel, dan aku jawab senang taik udah aku penat-penat, class malah gak ada. Akhirnya aku dan Sameer dan ditemani Syuk, kami memutuskan untuk lepakdan minum diHabib, sperti kebiasaan aku bersama Sameer dan Idham (gemuk) teman best aku. Dan disana biasa lah seperti biasa minum dan sambil comment orang yang lewat dan gak lupa ngeliat cewek-cewek cantik, dan hanya berani ngatakan cewek ni lawa siut. Hahahahah.


Dan akhirnya pada jam 10.00 am nya aku nelpon Rifky untuk pergi jumpa Miss Gan Chin Lay untuk mengoreksi FYP kami, dan sampai disana, Miss mengecheck asil kerja FYP kami, dan untuk diagram miss membagi suggestion untuk buat seperti apa yang bagus, dan setelah semuanya selesai, dan aku niat untuk antar Assign dan lab aku ke miss, dan biasa kebiasaan miss, sebelum kami jumpa atau setelah kami jumpa, pasti dia bilang ntar ya saya mau ke toilet dulu. Yang dengan hati yang giman gitu terpaksa aku submit aja tugas aku, tanpa bertanya2 lagi. Dan cabut kluar karena smuanya udah clear, dan setelah itu aku menuju tempat aku kumpul dengan Sameer dan Syuk tadi, karena sebelum aku pergi tadi aku belum bayar minum aku, aku main cabut aja. Hahahahaha.

HIDUPKU... DAN AKU INGIN MEMINTA MAAF KEPADA ORTU KU

Udah satu minggu ini aku hanya berpikir untuk kembali ketempat aku dilahirkan, kembali ketempat aku dibesarkan, kembali kepangkuan seorang ibu yang sangat aku cintai. Aku ingin cepat pulang, aku berharap agar masalh ku ini bisa cepat selesai, bagaiman pun, sepait apapun, aku harus berani mengatakan yang sejujurnya kepada orang tua ku, apa yang terjadi padaku, begitu termakan hati ku, dan jugak termakan tubuh ku (sampai sekarang udah menjadi kurus sekali), dan jugak rasa ingin tercabut kepala ini, karena masalh yang ku pendam selalu dan belum ada jalan keluarnya jugak. Aku akan tetap berani dan nekat untuk menceritakan kepada orang tuaku, tapi walaupun ku pikirkan pahit dan susah untuk menceritakan kepada mereka, karena aku tidak ingin menambah beban mereka, beban mereka dah terlalu besar untuk ku. Tapi aku udah gak ada jalan keluarnya lagi. Tapi apakah aku tega melakukannya??? Aku pun sendiri merasa ragu akan itu semua.

Karena masalh ini, sampai aku terkadang gak makan dua hari, dan walaupun dapt makan hanya bisa makan 1 kali sehari saja, itu pun dah rasa cukup, yang penting perut ini terganjalkan. Sampai karena kurang menjaga kesehatannya, sudah 2 minggu aku sakit dan terbaring dan sampai sekarang masih belum sembuh jugak, seminggu pertama aku sakit aku tetap berusaha untuk dapat hadir di class yang kumiliki setiap senin sampai kamis, dan tetap memikirkan gimana FYP (Final Year Project) nya tetap bisa selesai sesuai jadwal, namun mingg kedua aku sakit, aku mulai jarang masuk kampus, karena akan diriku yang udah gak fit lagi, akan diriku yang udah lemah, karena makan pun udah jarang. Tapi sebagian class yang aku rasa aku bisa pergi aku tetap pergi dan paksain diri yang lemah ini.

Hidup yang gak pernah aku bayangkan, dan belum pernah aku alami sebelumnya, aku tau aku memang gak hidup enak sebelumnya, tapi dengan aku bersama keluargaku, hidup ku tetap terasa enak dan indah. Tapi walaupu hidup ku yang sengsara ini, aku tetap jalaninya, dengan keadaan yang lemah ini, aku harus tetap bangkit, dan tetap harus mengganjal perut ku, walaupun hanya diisi dengan segelas air cappucino yang hangat, tetap terasa indah. Walaupun perut selalu berperang kelaparan, aku tetap harus bisa hidup dan harus bisa berusaha, karena aku tidak ingin menambah terlalu beban akan kedua orang tua ku.

Umi dan Dad, maafkan anak mu ini yang uda terlalu kali, aku tau dulu selama 18 tahun aku tidak pernah sejahat ini, walaupun aku emang jahat dulu. Tapi pasti kali ini Umi dan Dad tidak bisa menerima apa yang anakmu ini lakukan, maafkan anakmu ini sekali lagi. Anakmu ini udah gak tau harus gimana lagi. Umi dan Dad anakmu terlalu merindukan mu.

SEORANG MANUSIA YANG INGIN MENCERITAKAN NASIBNYA

Aku hanya seorang mahasiswa dari sebuah university di negara orang (atau bahasa kerennya I am just student at university, bener gak ya grammer nya, hihihi). Aku hanya seorang anak pertama dari dua adik beradik (adik ku namanya Muhammad Arief Irsyadi), dan aku hanya seorang anak dari orang tua ku (Darisman(alm) dan Dewi Jannah). Dan aku pun gak tau sampai sekarang semenjak kapan aku memiliki ayah kedua ku yang sangat menyayangi ku hingga kini (Nahar Effendi), beliau rela melakukan apapun hanya untuk membuat kami berbahagia, apalagi dengan diriku yang menuntut ilmu diluar negeri yang pasti memerlukan biaya yang besar, tapi beliau selalu berusaha untuk mencukupi segala keperluan ku disini.


Aku hanya seorang manusia yang dulu kecil memiliki impian untuk menjadi seorang Tentara, dan setelah memijak SMP merubah impiannya untuk menjadi seorang Programmer yang berhasil, dan kemudian setelah aku meranjak dewasa dan memijak dibangku STM, aku ingin menjadi seorang Mechanic Professional, yang dapat ikut menjadi mekanik F1, kemudian setelah aku menjadi mahasiswa, aku malah mengambil jurusan Diploma in Information Technology, yang memang sebenarnya aku udah gak minat, karena ini hanya impian ku saat SMP, namun aku tetap harus jalani nya, dan aku harus tetap berhasil dijurusan ini. Dan sekarang aku yang hanya mahasiswa ini udah duduk di semester 7 (yang terpaksa menambah 1 semester lagi agar dapat selesai).


Kini seakan semua impian ku seakan kabur, karena seorang mahasiswa ini gak tau harus kemana mencari uang untuk menyelesaikan biaya kuliahanya, karena mahasiswa ini gak berani untuk mencerita kan kepada kedua orang tuanya bahwa ada mata kuliah yang harus diambilnya. Mahasiswa ini sempat berusaha melakukan apa aja untuk mendapat biaya kuliah nya, namun hampir disekian penghujung usaha nya, dia mulai merasa buntu dan merasa putus asa, karena biaya yang dicarinya belum mencapai target, dan hanya satu bulan lagi dia harus mendapat kan biaya kuliahnya, kalau tdak impian semuanya yang dimilki nya akan hilang, karena tidak bisa mengikuti ujian akhirnya. Dan bila dia tetap ingin menyambung kuliahnya, pasti akan bertambah biaya yang harus dicarinya.


Mahasiswa ini mulai merasa bingung dan udah gak tau harus gimana untuk mencari jalan keluarnya, karena biaya yang harus dicarinya terlalu besar (RM3000). Mahasiswa ini ingin sekali agar bisa menyelesaikan kuliahnya, dan ingin menggapai impiannya yang walaupun terasa agak kabur. Dihatinya hanya ingin mengakhiri hidupnya aja, namun dia tetap mengingat sebuah kata ( KITA GAK AKAN TAU APA YANG TERJADI DIHARI ESOK, KALAU SEANDAINYA KITA BERHENTI DIHARI INI). Seorang mahasiswa ini hanya berharap akan keajaiban akan datang (apakah mungkin?) dan dapat menyelesaikan kuliahnya, yang ada dipikirannya cuman, bagaimana dia harus mendapatkan biaya kuliahnya itu, dan cepat selesai dari kuliahnya. Karena bila dia bisa keluar dari kampus itu dengan membawa sertificate, dia akan merubah jalan lama hidupnya yang dijalani nya dalam dunia gelap, yang hanya berniat untuk mendapatkan biaya kuliahnya itu. Dunia begitu gelap yang dijalaninya, yang mungkin orang pun gak akan peraya akan semua itu, yang dia pikir, biarlah orang berpikir apa, tapi hanya Tuhan yang tau maksud apa yang dia lakukan, tapi mahasiswa itu gak tau apakah Tuhan akan memaafkannya jugak.

Selasa, 28 Juli 2009

DISAAT HIDUPKU MULAI HANCUR DAN HIDUP DENGAN MASALAH

Disini aku gak tau siapa yang salah?? Namun semua ini karena kebodohan ku??
Tanpa memikir panjang lebar. Disaat sekian semester aku jalani hidup ku, tanpa ada masalah yang begitu besar, sampai saatnya pada semester 3 aku mulai memiliki banyak masalah, dan banyak masalah yang haru aku selesaikan, masalahnya gak banyak sich, maslahnya karena uang untuk menyelesaikan kuliah aku, uang yang harus kubayar untuk kuliah aku.

Dimulai dari semester 3 ini pada pertengah semesternya, aku mengenal seorang yang benama sihan, dia menawarkan sebuah bisnis yang menggiurkan keuntungannya, namun memerlukan modal yang lumayan. Karena melihat Bob yang melaburkan modal untuk sihan dan mendapatkan keuntungan yang lumayan, akhirnya ku ikut tergiur jugak, akhirnya aku melaburkan modal dari uang kuliah aku sebesar RM2500, dan sihan akan mengembalikan sebelum aku ujian semester. Akhirnya bisnis ini mulai gak jelas, dan dengan janji2 sihan sampai akhirnya aku mau mulai ujian semmester 3, namun duit ku tidak dapat dikembalikan, dan aku berusaha untuk mendapatkan uang untuk ujian semester aku, namun aku tidak bisa mendapatkannya, akhirnya aku diputuskan untuk didapt ikut ujian smester. 1 semester yang kujalani tanpa ada hasil apa2, sampai smua subject semester itu smuanya field, aku udah merasa drop kali, karena kemana harus aku dapt kan uang untuk melanjutkan kuliah aku, karena kalau aku ceritakan ke orang tua ku, pasti mereka akan marah besar, karena selama hidup aku, aku gak pernah mainkan uang sekolah aku. Aku mulai sedikit dwon abis, akhirnya pada semester selanjutnya aku harus bayar uang kuliah aku baru bisa register.

Kemudian aku terpaksa menceritakan smuanya pada orang tua sihan, karena sihan anaknya memiliki utang, dan uang itu aku ingin gunakn biar aku bisa register subject. Dan kemudian aku mendapatkan uang aku kembali dan aku bisa melanjutkan belajar aku, namun aku harus extra 3000 akn subject yang field itu. Dan smapai sekarang aku gak tau harus kemana aku mencari uang itu, karena uang itu sampai sekarang masih menjadi beban, dan harus kucari, namun kemana aku mendapatkannya, karena waktu ku hanya tinggal 1 bulan lagi harus mendapatkannya.

Ya Allah tunjukkan jalan gimana aku bisa mendapatkan uang untuk membayar uang kuliah ku, karena kalau 1 bulan lagi aku tidak bisa mendapatkannya, aku akan hancur lagi sperti dulu. Dan mungkin jalan keluarnya hanya bunuh diri. Sumpah itu yang selalu jadi beban aku, namun aku tidak berani menceritakan ke orang tua ku, karena mereka pasti susah untuk menerimanya, dan mereka masih banyak beban yang harus dipikirkan, karena sebentar lagi akan Puasa dan Lebaran, mereka harus memikirkan kluarga ku yang lain, orang tua ku harus memikirkan kelaurga ku yang membutuhkan bantuan orang tua ku.

Aku hanya berharap ada orang yang bisa membantu meringankan beban ku ini. Karena aku harus menyelesaikan belajarku ini, tetapi apakah ada orang yang mau membantu ku. Ini memang beban yang aku masih pikir sampai sekarang dan belum ada jalan kluarnya, karena aku gak mau sia2kan perjuangan orang tua ku yang sampai 3 tahun ini menghabiskan uang dan bekerja susah payah untuk menyelesaikan kuliah aku. Aku berharap ada orang yang mau mengulurkan tangan nya membantu akan beban ku yang berat ini. Karena aku gak tau harus berbuat apa, kalau ada jalan pendek yang harus kubuat walaupun sberat apapun itu jalannya, janji aku bisa mendapt kan uang untuk kuliah aku, aku pasti akan menjalaninya. YA ALLAH BANTU AKU UNTUK MENYELESAIKAN MASALAH KU INI. BUKAN HATI ORANG UNTUK MEMBANTU JALAN KELUAR DARI MASALH KU INI. AKU MEMBUTUHKAN ULURAN TANGAN ORANG DLAM MASLAH KU INI. HARAP ADA ORANG YANG BERBAIK HATI, KARENA AKU BERNIAT UNTUK MENYELESAIKAN KULIAH AKU INI. DAN AKU PASTI TIDAK AKAN MELUPAKAN ORANG YANG MENOLONG AKU. AKU AKAN MEMBALAS JASANYA BAGI YANG MEMBANTU KU. NYAWA PUN BERANI KU KORBANKAN, JANJI AKU BISA SELESAI KULIAH.

PERJALANAN HIDUP PERTAMA KALI DI CLASS DIPLOMA DAN DI PBU

Disini lah aku memulai hal yang lain lagi, disini saat aku memiliki teman kebanyakan dari malaysia, pertama2 masuk class masih tetap canggung, masih belum memiliki teman, duduk masih sendiri2 n duduk paling depan lagi. Parah sangking masih canggung nya. Dan cerita ku bermulai saat ketika pelajaran Microeconomic, disinilah saat dosen menyuruh untuk membuat assignmant tapi berkelompok, dan disini lah aku mulai memilki teman, saat itu aku berkenalan dengan namanya Shafiq (spark), Ijat, Marriam, dan Putri.

Setelah itu kita berbagi2 no telp, dan sangking aku bosan di hostel, akhirnya ku telp Shafiq, dan nanyakan ada cewek gak, hahahaha. Dan akhirnya Shafiq mengajak aku main di apartmantnya di B2-5-8 Pangsapuri Bukit Beruang, Ayer Keroh, Malaka. Dan disana aku berkenalan dengan namanya, Fatih (iss), Radhi (dent), Reamy, Johana (jo). Dan mulai saat itulah mulai pertemanan kita dari yang belum rapat sampai menjadi rapat, kemana2 selalu bersama (yang positive2 aja, walaupun ada negative nya jugak, hihihihi).
Dan karena pertemanan kita yang mulai rapat, akhirnya ku memutuskan untuk tinggal di apartmant itu, walaupun saat itu aku masih belum perlu bayar uang sewa, dan aku hanya membayar bil air dan listriknya, dan dimulai hidup tanpa memilki kamar sendiri, kamar hanya tempat aku meletakkan baju, n ganti baju aja, kalau mau tidur terpaksa tidur diruang tamu didepan tv, namun hidup aku tetap indah n gembira, karena kita selalu berbagi ceria.

Sampai saat nya sangking kebersamaan kita, semuanya sama2, akhirnya semua nya memutuskan kalau nonton sama2 diruang tamu, sampai kita tertidur bersama2 disana, sedikit kayak ikan sarden sich orng indonesia bilang, dan hidup kita kumpul kebo, laki dan perempuan hidup bersama. Itulah hidup ku dulu. Tapi sekarang gak kayak gitu kali, dan bisa dibilang gak kayak gitu lagi.

Dan sampai saatnya pada tanggal 28 December 2007, akhirnya aku membayar deposit untuk rumah ini, dan aku udah memiliki kamar sendiri walaupun masih sering dengan Shafiq. Semuanya ku jalani dengan mereka semua walaupun itu pahit atau manis, sampai kami pernah buat dua kubu, kubu kamar ku ( aku, shafiq dan nana), kubu is (is , dent, bob, putri), smua ini bermulai saat terjadi perselisihan, dan terjadi pertengkaran yang kecil namun menjadi besar, smua nya pada kumpul disetiap kubunya masing2. hahahaha. Ada2 aja, malah sampai akan terjaadi Perang Dunia k 3, ala itu hanya pandai2 nya isan aja ngomong kayak gitu, biar keliatan seru sich. Hahahaha.

Sampai akhirnya smuanya kembali seperti biasa lagi. Setelah wanita tidak hadir dalam apartmant itu, smuanya jadi normal lagi, walaupun gak senormal2 kali. Namun smuanya udah gak dsini lagi, smuanya udah bawa diri mereka masing2. sekarang hanya aku dan apai(anak dari tangkang, keturunan Kamboja). Disini lah mulai hidup ku yang gak menentu, makan gak tentu, tidur berantakan, di otak ku hanya ada masalah. Smua ini bukan karena mulai apai ada. Tapi semua itu akan kucerikan dilain kali. Hahahaha.
Bye smua.........
HIDUP BUTUH KEBERSAMAAN, KARENA DENGAN KEBERSAMAAN SMUANYA AKAN INDAH. DAN SEMUANYA AKAN BAHAGIA, DAPAT BERBAGI, DAN DAPAT MELEPASKAN SMUA BEBAN, KARENA KEBERSAAN ITU.

MENJALANKAN HIDUP PERTAMA KALI DI MALAYSIA

Pada tanggal 13 November 2006, ini lah saat aku memulai hari2 ku yng baru, cerita2 ku yang baru, kehidupan ku yang baru. Karena ditanggal inilah aku jauh dari segalanya (jauh dari orang tua, keluarga, teman2 dan kekasih). Semua ini bermulai saat aku belajar di Multimedia University Malaka, tepatnya Ayer Keroh, Malaka.

Disini lah aku mulai memulai tempat tinggal baru, saat itu aku tinggal di Hostel yang terletak didalam area campus ku, saat itu aku du2 sekamar dengan anak malaysia (tapi sory aku lupa namanya), anak nya oke jugak. Di hostel ini hanya tersedia sebuah kamar, yang berisikan 1 atau 2 orn didalamnya, yang ada cuman tempat tidur 2 tingkat, meja belajar n kursi, lampu, dan lemari baju. Gak ada TV, sofa, kulkas dan tidak terdapt peralatan yang dapat memudah kan hidup manusai, apalagi computer atau laptop, saat itu aku tidak memiliki nya, kalau seandainya aku ada tugas terpaksa deh aku buatnya di Lab Computer, di DITS, dekat Exam Hall Campus, sungguh susah hidupku saat itu, smuannya masih serba canggung.

Dan akhirnya aku mulai class pertama ku di english class. Didalam class itu aku sungguh canggung sekali, maklum smua nya pada berbahasa english, dan semua teman2ku didlam nya semuanya International Student, kalau mau ngobrol ma mereka yang terpaksa guna bahasa english, kan jadi ribet. Karena memang aku belajar english dulu dari SD sampai STM, namun namanya jugak gak terbiasa dengan hari2 english, jadi buyer smuanya. Terpaksa bawa dictionary setiap hari, dan mau tau setiap aku mau ngobrol ma teman International Student ku, bila mereka bertanya atau aku bertanya cuman kalau aku gak tau bahasa english nya terpaksa deh aku cari artinya dalam dictionary electric ku yang setiap saat aku bawa kemana2, kan gak asik gila, namun namanya jugak ingin mencari ilmu dinegeri orang ya terpaksa harus berusaha mati2an lah.

Namun smua teman2 n dosen2 ku smua nya baik2 dan ramah2, walaupun ada yang sedikit killer, macam mau dibunuh aku, tapi smua tetap mengajar, jadi aku gak canggung dalam speaking english. Dan teman2 ku rata2 dari Arab Saudi, Somalia, Mongolia dan Pakistan. Dan akhirnya 2 semester ku lalui di english class, dan aku bisa memulai jurusan ku di Diploma in Information technology. Dan disana aku mulai memiliki cerita yang lain lagi, karena majority didalam class itu smuanya asal dari malaysia.

CERITA DIARI2 KU, DAN AKU AKAN MENULISNYA DIDALAM BLOG

Sudah sekian lama aku tidak menulis lagi diatas sehelai kertas dan didalamnya berisikan semua tentang hari2 yang kulalui, moment2 yang kulalui, hal2 yang kurasakan. Memang kebanyak orang udah ada yang memiliki sebuah diari, terkadang sampai sekian buku lagi, kalau dibayangkan udah berapa banyak buku yang digunakan dan berapa kata yang sudah dirangkai didalamnya, dan ada juga yang baru memulainya, tapi trkadang terhenti karena gak ada waktu untuk memulainya, karena kesibukan,
dan kadang ada yang malas untuk membuat diari, karena mereka berpikir buat apa membuat sebuah diari? Dan apa kata yang mau di isi didlam nya??? Begitu banyak perspektif orang tentang sebuah diari(sorry itu hanya pemikiran saya aja, gak tau apa itu benar atau salah yang dipikir orang).

Namun walaupun begitu mulai dari sekarang saya akan memulai kembali diari saya, namun tidak dalm sebuah buku, tapi saya akan menyimpannya dalm sebuah file, yang tanpa perlu menulis dengan sebuah pena atau pensil, tapi saya hanya mengetiknya diatas keyboard, baik itu laptop atau pun computer. Dan saya akan meyimpannya jugak dalm sebuah blog saya di ikvenhonay.blogspot.com.

Sejak saya SMP/SLTA dulu saya pernah menulis diari di sebuah buku. Didalamnya semua tentang hari2 yang saya lalui, dan didalam nya banyak tertulis bermacam2 puisi, karena itu saya mulai semenjak saya mengenal seorang wanita, dan saya jatuh hati kepadanya. Teman2 nya banyak yang bilang kalau dia itu suka buat puisi, semenjak itu saya mulai mencari buku2 yang berisi tentang puisi, dan saya membuka file2 puisi umi saya (My Mother). Kemudian saya mulai mengarang sebuah puisi, ternyata sulit jugak ternyata. Hihihihii. Namaun saya tetap berusaha untuk mendapatkan hatinya. Akhirnya sekian bulan saya mengarang, dan jadi deh setengah buku semuanya berisikan puisi2.

Selalnjutnya saya dan dia bertukaran buku yang isinya puisi kita masing2. Tanpa disadari ternyata dia menyukainya, dan situ lah mulai perjalanan cinta kita, tapi disini saya bukan ingin menceritakan kisah cinta kita. Dan tanpa disadari ternyata dia jugak membuat sebuah puisi dan menuliskannya didalam buku saya.

Setelah sekian lama, akhirnya kita berpisah. Namun buku itu tetap saya simpan sampai saya STM dan ingin pergi magang diBatam, walaupun kita udah gak ada hubungan lagi, akan tetapi saya tetap menulis puisi, karena dalam puisi itu saya menceritakan kehidupan dan apa yang saya rasakan.

Ternyata akhirnya saya diterima magang di Batam di PT.Labtech Penta International, dan dari STMN2 Dumai yang pergi hanya 3 orang utusan saja. Muhammad Ikhsan(saya sendiri), Satria Dharma Bakhti(ni teman saya sejak SMP lagi, di SMPN2 Dumai, atau kerennya Karang Anye ), dan yang terakhir Wahyu Suhendra(ni teman saya dari sungai Pakning, anaknya lumayan pendiam tapi gigit jugak. Hahahaha. Tapi anaknya tetap asyik kok ).

Selama magang disana buku diari kesayangan saya gak lupa saya bawa, mana tau selama saya disan terinspirasi sesuatu kan bisa disimpan dalam buku itu. Setalah sekian lama saya di Batam. Akhirnya kita disana ada jugak namanya MOS, jadi tugas kita mengumpulkan semua tanda tangan karyawan yang ada diDormitory itu. Dan karena kemalasan saya mencari buku baru, dan akhirnya terpaksa deh saya gunakan buku diari saya itu. Dan sampai akhirnya waktu saya selesai magang dan mulai untuk kembali lagi ke kota Dumai yang saya cintai itu. Ternyata saya lupa membawa buku diari itu. Padahal banyak kenangan saya didalam nya, dan banyak memory2 saya yang disimpan didalamnya. Dan akhirnya kenangan itu lenyap begitu saja. Dan samapai saat ini saya gak tau gimana tu kabar diari saya.

Dan akhirnya di bulan Mei 2006, saya mulai terpikir kembali untuk membuat diari saya kembali.itu semua saya mulai saat saya berhubungan dengan seorang gadis yang saya sangat cintai. Didalam diari itu semuanya berisikan tentang cerita saya dan dia, smua cerita apa yang kami lalui, apa yang kami rasakan, dan apa yang kurasakan kepadanya,
Dan didalam nya jugak menceritakan tentang saat diriku masuk GO(Ganesha Operation), Pekan baru, 20 Mei 2009 ) dan di GO saya berkenalan dengan yanga namanya Fajar anak Pekanbaru, serta Dedi, Yuanda, Selamat, dan Mardian semuanya ini anak dari Rohul
(Rokan Hulu). Mereka semua baik2 dan pintar2, tapi sekarang aku udah gak tau gmana kabar mereka lama, karena semenjak selesai dari GO saya udah gak pernah communication dengan mereka smua lagi. Kita lanjutin lagi ya pasal diari kedua ku ini.

Dan didalam diari itu jugak berisikan tentang aku mulai memulai hidup baru ku dinegara orang, yaitu di Malaysia. Disini lah smua nya bermulai hidup ku, jauh dari ornag yang tersayang, jauh dari teman2 lama, dan jauh dari kluarga2 dan orang tua ku. Aku mulai hidup ku ini smenjak 13 November 2009, sekian hari dari tanggal lahir ku. Itu such sebagai hadiah Ultah ku yang ke 18, dan itu emang cita2 ku untuk mengubah hidup ku di Malaysia, dan aku melalui registar dan test ku di Multimedia University Malaka. Dan akhirnya aku diterima, tetapi saya mesti masuk english class terlebih dhulu, sebelum saya masuk jurusan saya Diploma in Information Technology. Demikianlah sikit panjang pendeknya tentang nasib diari2 ku. Namun diari ku yang kedua tetap masih kusimpan sampai sekarang. Namun mulai tanggal 28 Juli 2009, aku akan menulisnya dalam sebuah blog saya yang udah saya buat. Saya akan menceritakan smua hal saya di dalam blog ini.
Saya akan berbagi2 smuanya cerita saya kesemua orang, walaupun isinya membosankan, konyol, menyedihkan, atau mengembirakan. Karena setiap pemikiran pembaca berbeda2kan. Karena mulai dari sekarang gak ada yang mesti saya sembunyikan dari orang2, karena lebih indah kalau kita beragi ke orang lain semua cerita kita dan pengalaman kita, KARENA PENDERITAAN ITU BUKAN DISAAT KITA LAGI SEDIH, TETAPI SAAT KITA INGIN TERTAWA BAHAGIA, NAMUN TIDAK ADA ORANG YANG INGIN DIJADIKAN TEMPAT BERBAGI AKAN TERTAWA KEBAHAGIAN KITA ITU.