Sabtu, 30 Oktober 2010

First Time In My New Life

Wah...wah...wah, udah lama jugak aku udah gak aktif lagi di blog ini, rindu rasanya ingin bercerita, sebenarnya bnyak cerita sich mau gw cerita in disini, ya tapi aku akan cerita kan nya sedikit aja disni. HUhuhuhuhuhu.........

Wah tanpa disadari, sekarang ini gw berada di dunia baru, disuasana baru, di tempat gw memiliki teman2 baru, n pasti semuanya akan cerita baru, kalau maslah cewek baru ( kayak nya no comment tentang ini deh...huhuhuhu ). Dan satu lagi aku tetap gak akan melupakan smua suasana lama ku. tapi smua ini berawal dengan cerita duka dan dalam cerita duk itu tetap jugak terdapat cerita senang, gembira, sedih, yang jelas smua deh.

Semua ini bermula dari tgl 06 July 2010, ketika itu, aku merasa curiga n bertanya2, knp ya masih belum ada sepucuk surat pun datng mnghampiri ku, karena hari H nya udah tinggal seminggu lagi, knp masih jugk belum ada kabar berita, karena rasa keraguan itu, akhirnya terlintaslah satu keberatan hati ku n aku mulai bertnya, akhirnya ku ambil keputusan, ku mencari sebuah bnda berwarna ungu dan berbntuk kubus, yang selama ini selalu mmberikan kemudahan untuk ku, akhirnya ku tekan dirinya yng berwarna ungu, dan kemudian dia mlintasi sinyal dan sampai la ketujuan nya. Kemudian terdengar la suara tut...tut...tut, dan kluar suara mngatakan Hello... dan kemudian aku mnjawab jugak dgn kata Hello...
Setelah itu terjadilah perbincangan atas isi hati ku yang selalu bertanya2, dan kemudian suara itu mnjawab, seperti nya kami udah mengirim smua file itu ke alamat saudara, dan pendaftaran ulang nya paling lambat bertepatan 04 July 2010, dan ternyata aku udah terlambat, karena skrg aja udah 06 July 2010, akhirnya aku bertnya kembali, apakah tak ada kelonggaran waktu, dan suara itu mnjawab, OK tidak apa2, paling lambt besok saudara harus sudah mnghurusnya, akhirnya dgn rasa kalang kabut, n perasaan gak menentu, akhirnya ku ambil keputusan, hari ini aku harus menelpon Ummi dan mncari file yang sudah dikirim kealamat lama yang aku isi dulu.

Karena bntuan si dia yang selalu berada disi2 ku saat senang mau pun susah, dgn senyum manisnya dan dia berkata, sabar ya kita pasti akan bisa menyelesaikan smua nya. Dari mata nya ku lihat ketabahan hatinya, dan menerima smua tetek remeh yang aku punya, dia mmbalas smua nya hanya dengan senyuman manis nya. Dia tidak pernah mngeluh walau kadang temperatur aku yang tiba2 naik, dia hanya bisa terdiam dan menenangkan hatinya, dan coba menerima aku apa adanya.

Akhirnya 07 July 2010, aku sampai deh ketempa tujuan, dan dengan membawa file2 yang diperlukan dan kertas bernilai yang memiliki amount RM 1770. Setelah smua nya selesai aku selesai kan, Akhirnya, 08 July 2010, diriku dinyatakan untuk bisa hadir keesokan harinya di Orientate Student.

Keesokan harinya aku hdiri orientate tersebut walaupun cuman beberpa hari saja, karena kesalah pahaman smua nya. Akhirnya tgl 09 July 2010, aku dinyatakan sebagai Pelajar Tahun 1 sesi 1010/2011 dinyatakan Selamat Datang Ke Universiti Kebangsaan Malaysia, dgn hati senang dan dicampur duka, akhirnya impian ku untuk masuk tercpai jugak akhirnya. Semua ini berkat bntuan Allah SWT, kedua orang tua ku yng selalu memberikan doa restunya dan sokongan nya, dan si dia yang selalu berada disamping ku n membrikan kekuatan bagi ku. Akhirnya 11 July 2010 aku udah bisa mulai kehidupan bru ku, suasana bruku, teman2 baru ku, kelas bru ku, dan dosen2 baru di Universiti Kebangsaan Malaysia, Bangi.

Gini deh sedikit cerita duka n pilu serta kegembiran yang aku rasa kan disaat wktu itu, huhuhu... akhirnya impian aku tercapai deh untuk masuk didlam nya dgn Jurusan yang ku ambil Fakulti Teknik Sain dan Maklumat dgn specifik jurusan Multimedia.

Selasa, 24 November 2009

Hari Terpenting

09 November, ni adalh hari yang terpenting buat ku, bulan 09 November 2009 kemrn, hari yang terpenting itu telah kulalui, walaupun setengah indah dan setengah cikit sedih. Pada tanggal itu adalh hari dimana aku seorang Muhammad Reza Fahlevi lahir keduinia, dari anak seorang ayah bernama Darisman(alm) dan ibu bernama Dewi Jannah. Aku bersyukur berkat umi ku yang begitu gigih dan yakin pada hidup akhirnya aku hidup sampai hari ini.

Karena akibat sering sakit dari kecil sampai sekitar umur aku 4 or 5 tahun(maklum masa kecik jadi aku cikit lupa), kata orang nama gak cocok buat aku, akhirnya nama aku di ubah menjadi Muhammad Ikhsan. Dan semenjak itu lah aku mulai kurang sakit.

Dan pada hari Ulang Tahun ku itu, aku cikit sedih, karena tidak dapat merayakan dengan umi/dadi ku serta adik n kelurga ku diDumai. Karena time itu aku gak bisa pulang ke Dumai. Akhrnya aku meryakan nya disini bersama teman2 ku. Walaupun hanya dengan cake. Dan malam hari terpenting ku itu. Aku mengucapkan wish, di bawah alam terbuka, dengn ombak air didepan ku dan ditemani hembusn angin pagi yang sangat menyejukkan. Begitu banyak permintaan yang ku minta kepada MU tuhan, hope tuhan mau kabul kan permintaan ku itu. Amin.

Walaupun orang tua ku dan kelurga jauh dari mata ku, tapi mereka selalu ada dalm hati ini, mereka gak akan pudar dan hilang dari dalam hati ini. Mereka tetap menjadi num one didunia. Mom anak mu rindu dirimu.

Senin, 12 Oktober 2009

Sungguh Aku tidak Bayangkan





Pada 26 Sept 2009, aku tidak menyangka menjadi hari yang menyeramkan bagi hidup ku, dan akan membahayakan pada kedua orang tua, adik, nenek, macik, dan adik sepupuku. Saat akan keajaiban yang diberikan Allah swt yang harus aku patut syukuri. Karena bantuanNya aku bias selamat skrang ni n masih sehat2 aja, walaupun hanya siku tangan kananaku aja yang dijahit karena berlubang.


Saat itu sebelumnya pada hari sabtu 26 Sept 2009 pada pukul 06.00 wib, aku dan ayah, ibu, adik, nenek, macik, n adik sepupu ku, berniat untuk pergi ke Sungai Pakning untuk bertemu kluarga aku disana, n apabila ada lebih waktu ingin berkunjung ke Istana Siak. Pada pukul 06.00 pagi itu aku, kedua orangtua ku, n adik ku, sebelum pergi kami pergi dulu menjemput nenek, macik n adik sepupuku, karena kita niat pergi bersama. Kemudian kami menunggu kluarga Pak Latif yang katanya belum lagi dapat mobil sewa, Karena mobil sewa yang di booking Pak Latif sebelum nya terjadi kecelakaan disekitar area Bagan Besar, n karena kejadian itu Pak Latif harus mencari mobil sewa yang lain.


Setelah aku menjemput nenek n macik aku, aku kelupaan untuk membawa dompet, karena didalam nya terdapat smua surat2 penting, akhirnya aku mengatakannya pada ibu ku, n sebenarnya ibu ku berat untuk pulang kerumah lagi untuk mengambil dompet aku, karena kata orang “bila berpergian yang jauh jangan kembali lagi kerumah”, tapi karena surat aku lebih penting, akhirnya kami memutuskan untuk pulang mengambil dompet aku, n ibu ku ingin ganti bajunya agar selese sikit.


Dan setelah smua siap, akhirnya kami melanjutkan perjalanan dari rumahku n berniat pergi ke Pakning, n karena menunggu kluarga Pak Latif akhirnya kami memutuskan untuk menunggu beliau beserta kluarga di Pondok kebun ku di Teluk Makmur. Dan kami menunggu disana sampai pukul 09.00 wib, n akhirnya Pak Latif beserta kluarga mendapatkan mobil sewa n langsung menuju ke tempat kami, stelah beliau sampai, kami semua dngan 2 mobil melanjutkan perjalanan, didalam perjalan pertama smua nya masih baik2 aja, cumin jalannya aja yang masih agak sedikit rusak tapi tidak berbecek.


Dan sekian jam perjalanan ada dua orang pemuda tanggung dngn mengendari sebuah sepeda motor, karena aku takut mereka akan terkena percikan air krena sebagian jalan ada yang agak becek, aku mengambil jalan sebelah kanan, tanpa sengaja mereka terkena pencretan becek dari mobil ku, karena aku piker ini bukan salah ku karena aku udah mengambil jauh dari mereka, setelah karena itu mereka mcm emosi, dan aku pun terpancing akan emosi, cuman kedua orng tua ku menyuruh aku sabar, n kami melanjutkan perjalanan lagi.


Dan akhirnya kami baru sampai dipakning sekitar pukul 11.30 wib, n baru sampai ke jlan yang baru di aspal. Trus krena aku baru dpt jalan bagus, aku mnekan gas n agak sedikit laju, kata adik ku sekita 80 km/jam. Dan tak jauh dari situ ada pembelokan kekanan, n aku lewatinya dgn lancer, n xjauh dari pembelokkan itu ada lagi belokan ke kiri, tapi sebelum pmbelokan tadi, aku melihat 2 org yang memncing emosi aku sdang berhenti ditepi jalan, aku jlan seperi biasa, n gak tau nya salah satu dari orng itu ada yang seakan ingin memukul mobil kami, karena aku ingin mengelak akhirnya aku membawa mobil ku kekanan sedikit, n g taunya didepan aku ada belokan kekiri, n karena aku udah terlanjur laju, aku tidak mengetahui klau belukan itu seperti U, dan akhrinya aku tidak tau apa yang terjadi dngn aku, setelah beberapa menit kemudian dan aku membukakan kedua mata ku, dan aku melihat, mobil ku sudah terbalik, n melihat kluarga ku didalam masih belum terlalu sdar, n aku memutuskan untuk kluar dari kaca depan dngan cari memecahkan dgn aku tending ( tapi adik ku mengatakan, kalau mobil aku berpusing sebanyak 3 kali), setelah aku kluar aku melhat kluarga Pak Latif menghampiri kami, n setelah aku berbalik, aku xdapt bayangkan bagaimana kejadian yang terjadi dgn melihat mobil ku sudah terbalik, n aku melihat siku tangan kanan ku sudah berlubang, dan aku pun mulai lemas, aku du2k ditepi jalan g jauh dari mobil ku yang udah terbalik.


Dan akhirnya satu persatu kluar dari mobil ayah, ibu, macik, n adik sepupu ku dan yang terakhir nenek ku dngan dibantu kluarga Pak Latif, aku melihat kesedihan kedua org tua ku, mereka udah tidak bisa berkata lagi. Dan ibu ku melihat tangan ku yang udah terluka, ibu ku langsung mengambil kain dan mengikat tangan ku. Dan ibu ku mnyuruh untuk melarikan aku dan ne2k ku kerumah sakit terdekat, dan akhirnya aku n ne2k ku dibawa ke RSUP Pakning. Dan sampai disna, aku menunggu beberapa menit dokter yang menangani aku n ne2k ku. Dan akhirnya tangan ku dijahit 6. Kemudian berjelang beberapa jam kluarga ku smua sampai dan melihat keadaan kami, dan sekitar pukul 16.00wib kami kluar dari rumah sakit n mnuju untuk pulang kerumah, dngan membawa mobil ku yang terbalik tadi. Alhamdulillah mobil itu bisa berjalan, dan akhirnya kami sampai dirumah pukul 22.00wib.


Dari kejadian ini aku sungguh menyesal, karena kelalain ku n tanpae memperhatikan keselamatan kluarga ku, aku udah hamper membuat maut bagi kluarga ku, tapi sangat bersyuku kepada Allah karena aku masih baik2 n smuanya selamat. Sungguh memang aku tidak bisa bayangkan.

Minggu, 13 September 2009

INI PERINGATAN PERINGTAN BAGI KU

Malam itu 05 Sept 2009, 11.20 am waktu Malaysia, aku tidak menyangka akan menjadi malam yang menyeramkan buat ku, terlontang lanting, panic, dan memang tidak bisa melepaskn diri, n emang harus tidak melepaskan diri, harus bertanggung jawab apapun yang terjadi, dgn org yang tidak bersalah menjadi mangsa jugak. Aku tidak menyamka hal itu akan terjadi, tapi aku tau hal itu kan terjadi, tapi tak tau kapan itu akan terjadi. Dan akhirnya memang terjadi jugak. Setalah sekian lama hal itu digeluti n pasti akan terjadi jugak, sepandai2 tupai melompat pasti akan jatuh jugak, sepandai2 bangkai disimpan akan tercium jugak.

Kuharap itu hal yang terakhir yang aku alami, aku tidak ingin terjadi lagi, ya allah selamatkan aku. Aku jandi tidak akan mengulang lagi, tapi tolong bagi aku wktu sampai aku bisa menyelesaikan masalah ku, karena cuman itu jlan satu2 nya yang bisa ku buat. Niat hati emang ingin tidak melakukkannya tapi aku terpaksa ya Allah, aku harap Engkau memahaminya ya Allah. Aku mohon perlindunganMu ya Allah.

Malam itu smua yang yang menggeluti dan yang tak bersalah ikut jugak, masa itu smuanya ada 5 org. Setelah dapt kan bukti, akhirnya tidak bisa mengelak lagi dan harus mnjalani akibatnya. Seminggu terskap didalam ruangan yang hanya diselimuti dinding yang berwarna putih diatas n biru diseperempat bawah nya, dan didepannya terlihat besi yang tersusun rapi dengan tegar, yang memang tidak bisa diterobos walau bagaimana pun caranya, karena besi itu akan tetap tegar berdiri n dengan tembok dinding yang tetap kuat jugak sebagai penyelimut besi itu, dan dengan alas semen yang kotor yang dipenuhi daki dan kuman yang berserakan. Dan dengan kmar mandi yang sangat memperihatinkan. Aku dan 3 org yang lain hanya bisa du2k diam tanpa bisa berbuat apa2, kecuali hanya makan, dan makan dengan ala kadarnya, seolah org yang kelaparan, dan seperti binatang yang dibagi makan, dan selama 6 hari itu tanpa mandi dan aku hanya mencuci dan mengelap badan ku saja, emang sakit, terhina n keras, tapi itu yang harus kami jalani akibat perbuatan segelintir orng yang tidak memikirkan nasib org lain.

Selama seminggu hanya diam terpaku, dan hanya menunggu keputusan dan harus siap menjadi apapun pertanyaan. Pagi-siang-malam, tidak terasa didalam nya, smuanya berlalu begitu saja dan terasa waktu berputar lama, tapi kalau hanya disaat menemukan cahaya yang cerah baru waktu tidak terasa dijalani, tapi setelah masuk kedalm ruangan itu lagi, waktu akan terasa berjalan lama lagi. Setelah kejadian itu, 2 hari kemudian, kami harus menjawab apapun pertanyaan yang dibagi keatas diri kami masing. Dan kemudian waktunya, hanya diam terpaku diruangan itu lagi, sampai hari keenam nya, kami merasa kembali udara segar, tidur yang nyeyak, makan yang enak, hidup yang damai, dan seperti burung yang lepas dari kandangnya, tapi semua itu masih beum terlalu bebas karena masih tetap terikat dgn apa yang udah kami lakukan. Kami tetap harus menanggung nya, n menunggu sampai kami benar2 bebas, dan aku tidak akan mengulang n terjadi lagi.

Itu udah cukup menjadi pelajaran buat ku, kalau yang lain terserah mereka, tapi jangan melibatkan ku lagi. Aku jera, aku merasa rindu akan smuanya, aku mengingat akan kedua org tua ku, aku tidak ingin mengecewakan mereka, ya Allah cepat lepaskan aku dari kejadian itu, aku ingin hidup tenang lagi ya Allah.

Untuk kedua orang tua ku anak mu minta ampun dan mintak maaf sebesar2nya akan semua yang anak mu lakukan ini. Anak mu tidak ingin menrusak nama baik mu ayah/ibu, dan smua keluarga ku. Dan aku tidak akan mengulangnya lagi. Aku sayang pada mereka smua, makasih atas doa dan restunya, karena anak mu ini bisa terlepas dari belenggu kejadian itu.

Rabu, 12 Agustus 2009

Masa Liburan ku di Dumai, Indonesia

Tanpa disadari minggu yang lalu tepatnya 01 Agust 2009, aku akhirnya dapt pulang kekampung halaman ku di dumai, sebelum kepulangan ku ke kampung halaman ku, aku simpan mintak permisi ke dosen ku, karena hari sabtu nya itu pada tanggal 01 Agust 2009 aku ada exam IWP, tapi syukur aku dapt permisi dan dapt ganti hari exam aku. Dengan semangat yang menggebu2 rencana nya aku pulang hari Jumatnya tanggal 31 Juli 2009, karena sangking aku semangat nya malam nya aku bantai untuk tidak tidur karena mau pulang, eh malah karena aku terlalu ngantuk Jumat pagi tu sebelum aku berangkat aku baring2, dan gak taunya aku ketiduran. Sampai orang tua ku nelpon berkali2 dan bertanya, gak jadi pulang, dan aku liat jam udah 12.15 pm. Dan terpaksa ku jawab gak jadi mom ketiduran. Dan aku putuskan untuk pulang Sabtunya. Dan supaya aku gak kesal dan megingat untuk plang trus aku bantai tidur dari Jumat itu sampai Sabtu, bayangkan berapa jam aku tidur tu? Aku cuman bangun untuk minum n kekamar kecil abis tu kubantai tidur lagi. Hahahahaha.


Dan akhirnya Sabtu pagi nya aku jadi berangkat ke kampung halaman ku dengan hati senang. Dan sesampai disana, kluarga ku pada bingung knp aku bisa kurus, memang aku kurus kali pas aku pulang itu, orang tua ku sedih melihatnya. Setelah sampai disana biasa kebiasaan pulang cari motor kesayangan dan bersihkannya.


Setelah beberapa hari disana, adikku malah demam tinggi, dengan aku pulak yang masih gak fit dengan batuk ku.akhirnya aku pun keesokan harinya ikut demam, bdan ku jugak panas tinggi, aku akhirnya dikompres dari sore sampai pagi oleh ke dua orang tua ku, dan keesokan harinya ku dibawa kerumah sakit, dan dokter memberikan ku obat batuk, dan karena aku gak ada nafsu makan akhirnya terpaksa au makan 3-4 suap ja biar ada isi perut, trus makan obat dokternya, dan gak disadar obat dokternya terlalu keras, sampai nafas ku sesak, dan mataku sakit karena sangkibg pening nya yang kurasa kan, aku gak tahan dengan perngaruh obat yang begitu keras. Terpaksa orang tua ku mengompreskan ku trus sampai malam tu aku tidur dengan kedua orang tua ku dikamar mereka, agar ada apa2 merka bisa cepat tau. Dan sampai orang tua ku belikan obat penurun panas, dan akhirnya panas ku pun mulai reda, dan kemudia malah ayah ku yang demam pulak, dan kemudian ibu ku, tapi untung ibu ku masih kuat, jadi ibu ku lah yang jaga kami smua. Terima kasih ya mom...


Dan aku pun tetap seperti biasa menjalankan aktifitas seperti biasa kumpul ma teman2 tapi gak terlalu lasak kali sich, karena bdan masih gak enak. Dan pada tanggal 10 Agust 2009 aku kembali lagi ke malay, untuk melanjutkan katifitas kuliah aku seprti biasa, tapi karena hari Senin itu ayah ke Pekan Baru krena tugas, beliau bangunkan aku untuk ingatkan untuk berangkat, tapi aku gak bangun2, sampai akhirnya Om Ian bangun kan aku dengan pencit bel rumah terus2an, dan akhirnya aku terbangun, tapi udah jam 10.00 am, aku udah ketakutn terlambat, akhirnya aku cuman cuci mukan dan gosok gi2 ja, trus cabut, dan time tu umi aku pulang jugak mau liat aku udah bangun atau tidak, dan orang tua ku sempat mau marah2 time itu, tapi umi ku tahan ja.


Mom dan Dad maaf kan pulang kemaren nanda gak bisa buat apa2, karena fisik anak mu yang masih lemah ini, semua ini bukan main2. Tapi itu yang nanda rasa kan, maaf kan nanda ya Mom dan Dad.

Rabu, 29 Juli 2009

TAU GAK??? YA PASTI GAK TAU LAH

Tau gak??? Pasti gak tau lah, aku kan belum cerita, semalam 28 Juli 2009, udahlah aku gak tidur semalaman, karena waktu aku mau tidur dan mau terlelap, malah teman ku namanya Sameer telpon aku jam 03.00 am, gila gak hanya untuk menanyakan pagi class Data Struct jam 09.00am aku masuk gak. Hanya ingin menanyakan itu sampai aku gak bisa tidur lagi sampai aku mau masuk class jam 09.00am, dan setelah aku siap2 mandi dan berpakaian, akhirnya aku memutuskan untuk masuk pagi itu, yang selama ini dari aku mulai mauk semester aku gak pernah masuk class yang 1 jam itu, tapi hari itu aku memutuskan untuk masuk.


Dengan badan yang lemah tapi hati tetap senang untuk masuk class hari itu, dan mulailah aku berjalan sampai ke campus, dan sampai dicampus aku naik tangga ketingkat satu di CADP bangunan, dan sampai didepan class, dan aku melihat sehelai kertas yang cantik sekali, dan tertulis sebua kata yang bertuliskan CLASS DCS 5068 is CANCEL FOR TODAY, gimana rasanya tu, dengan udah hati yang bersemangat untuk masuk, akhirnya ternyata class gak ada. Hahahahhah. Dan akhirnya Sameer menelpon aku mengatakan class hari ni cancel, dan aku jawab senang taik udah aku penat-penat, class malah gak ada. Akhirnya aku dan Sameer dan ditemani Syuk, kami memutuskan untuk lepakdan minum diHabib, sperti kebiasaan aku bersama Sameer dan Idham (gemuk) teman best aku. Dan disana biasa lah seperti biasa minum dan sambil comment orang yang lewat dan gak lupa ngeliat cewek-cewek cantik, dan hanya berani ngatakan cewek ni lawa siut. Hahahahah.


Dan akhirnya pada jam 10.00 am nya aku nelpon Rifky untuk pergi jumpa Miss Gan Chin Lay untuk mengoreksi FYP kami, dan sampai disana, Miss mengecheck asil kerja FYP kami, dan untuk diagram miss membagi suggestion untuk buat seperti apa yang bagus, dan setelah semuanya selesai, dan aku niat untuk antar Assign dan lab aku ke miss, dan biasa kebiasaan miss, sebelum kami jumpa atau setelah kami jumpa, pasti dia bilang ntar ya saya mau ke toilet dulu. Yang dengan hati yang giman gitu terpaksa aku submit aja tugas aku, tanpa bertanya2 lagi. Dan cabut kluar karena smuanya udah clear, dan setelah itu aku menuju tempat aku kumpul dengan Sameer dan Syuk tadi, karena sebelum aku pergi tadi aku belum bayar minum aku, aku main cabut aja. Hahahahaha.

HIDUPKU... DAN AKU INGIN MEMINTA MAAF KEPADA ORTU KU

Udah satu minggu ini aku hanya berpikir untuk kembali ketempat aku dilahirkan, kembali ketempat aku dibesarkan, kembali kepangkuan seorang ibu yang sangat aku cintai. Aku ingin cepat pulang, aku berharap agar masalh ku ini bisa cepat selesai, bagaiman pun, sepait apapun, aku harus berani mengatakan yang sejujurnya kepada orang tua ku, apa yang terjadi padaku, begitu termakan hati ku, dan jugak termakan tubuh ku (sampai sekarang udah menjadi kurus sekali), dan jugak rasa ingin tercabut kepala ini, karena masalh yang ku pendam selalu dan belum ada jalan keluarnya jugak. Aku akan tetap berani dan nekat untuk menceritakan kepada orang tuaku, tapi walaupun ku pikirkan pahit dan susah untuk menceritakan kepada mereka, karena aku tidak ingin menambah beban mereka, beban mereka dah terlalu besar untuk ku. Tapi aku udah gak ada jalan keluarnya lagi. Tapi apakah aku tega melakukannya??? Aku pun sendiri merasa ragu akan itu semua.

Karena masalh ini, sampai aku terkadang gak makan dua hari, dan walaupun dapt makan hanya bisa makan 1 kali sehari saja, itu pun dah rasa cukup, yang penting perut ini terganjalkan. Sampai karena kurang menjaga kesehatannya, sudah 2 minggu aku sakit dan terbaring dan sampai sekarang masih belum sembuh jugak, seminggu pertama aku sakit aku tetap berusaha untuk dapat hadir di class yang kumiliki setiap senin sampai kamis, dan tetap memikirkan gimana FYP (Final Year Project) nya tetap bisa selesai sesuai jadwal, namun mingg kedua aku sakit, aku mulai jarang masuk kampus, karena akan diriku yang udah gak fit lagi, akan diriku yang udah lemah, karena makan pun udah jarang. Tapi sebagian class yang aku rasa aku bisa pergi aku tetap pergi dan paksain diri yang lemah ini.

Hidup yang gak pernah aku bayangkan, dan belum pernah aku alami sebelumnya, aku tau aku memang gak hidup enak sebelumnya, tapi dengan aku bersama keluargaku, hidup ku tetap terasa enak dan indah. Tapi walaupu hidup ku yang sengsara ini, aku tetap jalaninya, dengan keadaan yang lemah ini, aku harus tetap bangkit, dan tetap harus mengganjal perut ku, walaupun hanya diisi dengan segelas air cappucino yang hangat, tetap terasa indah. Walaupun perut selalu berperang kelaparan, aku tetap harus bisa hidup dan harus bisa berusaha, karena aku tidak ingin menambah terlalu beban akan kedua orang tua ku.

Umi dan Dad, maafkan anak mu ini yang uda terlalu kali, aku tau dulu selama 18 tahun aku tidak pernah sejahat ini, walaupun aku emang jahat dulu. Tapi pasti kali ini Umi dan Dad tidak bisa menerima apa yang anakmu ini lakukan, maafkan anakmu ini sekali lagi. Anakmu ini udah gak tau harus gimana lagi. Umi dan Dad anakmu terlalu merindukan mu.